Merubah Perilaku Anak Dengan Penguatan Positif

Merubah Perilaku Anak Dengan Penguatan Positif
Merubah Perilaku Anak Dengan Penguatan Positif


Merubah Perilaku Anak - Pikirkan tentang interaksi Anda dengan anak-anak Anda hari ini. Berapa banyak hal yang Anda perhatikan bahwa mereka melakukan kesalahan? Apa yang Anda lakukan atau katakan kepada mereka atas kesalahan mereka? Apakah mereka memiliki jenis perilaku yang sama sebelumnya? Apa yang Anda lakukan atau katakan sebelumnya? Apakah reaksi yang Anda berikan itu bekerja? Berapa banyak hal yang Anda perhatikan bahwa anak-anak Anda melakukan pekerjaannya dengan baik hari ini? Jika Anda meluangkan waktu untuk memperhatikannya, apa yang Anda lakukan atau katakan kepada mereka tentang pekerjaanya yang baik hari ini? Apakah Anda memuji atau menghargai mereka dengan cara apa pun?


Mari kita saling jujur. Orang tua seringkali lalai menyadari hal-hal positif yang dilakukan oleh anak-anak kita. Sebaliknya, kita cenderung berfokus pada perilaku negatif anak-anak kita, karena mereka mengganggu kita atau mempersulit hidup kita. Pernahkah Anda mendengar ungkapan "apa yang diperhatikan akan diulangi"? Jika semua yang kita perhatikan adalah hal-hal negatif yang dilakukan anak-anak kita, anak akan berfikir mengapa mereka harus melakukan sesuatu yang berbeda? Seolah-olah kita memprogram anak-anak kita untuk percaya "jika mereka hanya memperhatikan saya ketika saya melakukan sesuatu yang salah, biarlah saya melakukan hal yang salah."


Merubah Perilaku Anak Dengan Pemberian Hadiah


Merubah Perilaku Anak Dengan Pemberian Hadiah
Merubah Perilaku Anak Dengan Pemberian Hadiah


Sangat penting bagi orang tua untuk memperhatikan perilaku positif anak-anak kita. Ingatlah bahwa sebagian besar perilaku dikendalikan oleh konsekuensi. Beberapa orang mungkin percaya bahwa memberi hadiah kepada anak-anak untuk perilaku positif adalah bentuk suap. Seringkali kita semua mendapat imbalan karena melakukan hal-hal dengan benar, di tempat kerja, di rumah, dan dalam situasi lainnya. Begitu juga dengan anak, pemberian hadiah bisa meberikan sesuatu yang berbeda bagi Anak. Penghargaan ini sering memotivasi anak untuk melanjutkan perilaku baik yang mereka lakukan sesuai dengan imbalan yang mereka terima. Adakalanya penggunaan hadiah kepada anak menjadi tidak efektif ketika orang tua menggunakannya sebagai konsekuensi positif untuk menghentikan perilaku yang tidak pantas. Misalnya, "Aku akan memberimu kue jika kamu berhenti merengek." Ini hanya mendorong perilaku yang tidak pantas menjadi lebih sering dilakukan. Memberi penghargaan atau hadiah kepada anak-anak untuk perilaku positif yang mereka lakukan mereka adalah jauh lebih produktif untuk merubah perilaku anak.


Merubah Perilaku Anak Dengan Pemberian Pujian


Merubah Perilaku Anak Dengan Pemberian Pujian
Merubah Perilaku Anak Dengan Pemberian Pujian


Menggunakan penguatan positif untuk memperkuat perilaku yang diinginkan itu mudah. Perhatikan saja dan tunggu sampai perilaku itu terjadi dan kemudian perkuat dengan pujian, tepukan di punggung, atau hak istimewa. Misalnya Anda dapat berkata, "Waw, adik hebat bisa bereskan mainannya sendiri sampai rapi." Pujian yang Anda berikan, walaupun hanya pujian sederhana akan meningkatkan kepercayaan diri anak untuk terus menyelesaikan tugas yang diberikan kepadanya. Selai itu Anda dapat mencoba menawarkan sesuatu saat anak bisa menyelesaikan tugasnya dengan baik seperti, "Kamar kakak terlihat luar biasa rapi. Kakak sudah berusaha keras supaya kamarnya bisa serapi ini. Kakak pasti lapar habis bereskan kamar, mau dibuatkan cemilan apa sore ini?" Dengan menunjukkan bahwa Anda peduli terhadap apa yang mereka lakukan dengan baik, membuat anak lebih termotivasi lagi untuk terus berusaha melakukan yang terbaik.


Berfokus pada perilaku positif anak-anak Anda bisa menjadi perubahan pengasuhan paling produktif yang akan Anda lakukan jika Anda belum melakukannya. Kemungkinannya adalah, Anda telah dilatih seperti kebanyakan dari kita semua untuk menarik perhatian hanya pada hal-hal buruk yang dilakukan anak-anak Anda. Fenomena ini tidak hanya ditemukan dalam hubungan orang tua/anak. Hal ini juga lazim dalam hubungan pasangan, saudara kandung, dan karyawan. Kapan terakhir kali atasan Anda memanggil Anda ke kantornya dan meminta Anda untuk menutup pintu? Apakah karena atasan Anda ingin memberi tahu Anda betapa hebatnya pekerjaan yang Anda lakukan dan betapa berharganya Anda sebagai seorang karyawan? Jika demikian, beruntunglah Anda. Namun kebanyakan yang terjadi adalah karena dia ingin berbicara dengan Anda tentang sesuatu yang dia pikir bisa Anda lakukan dengan lebih baik atau karena Anda melakukan sesuatu yang salah. Orang cenderung menerima perilaku positif begitu saja dan menghukum perilaku negatif.


Baca Juga: Mempersiapkan Anak Menghadapi Kelahiran Saudara Baru Dalam Keluarga


Beberapa orang tua merasa terbantu dengan membuat catatan dan meletakkannya di tempat yang sering mereka lihat. Catatan itu bisa mengatakan, "lihat sisi positifnya" atau "perhatikan saat mereka mereka melakukannya dengan baik." Anda juga dapat mempertimbangkan untuk menggunakan botol konsekuensi, alat pengasuhan yang dapat digunakan orang tua untuk membantu mereka fokus dan memperkuat perilaku positif yang ditunjukkan anak-anak mereka. Perhatikanlah anak-anak Anda ketika berperilaku baik. Ini bisa memiliki efek yang sangat besar pada suasana di rumah Anda.

LihatTutupKomentar