Sejarah Pizza Italia, Makanan Cepat Saji Yang Mendunia

Sejarah Pizza Italia, Makanan Cepat Saji Yang Mendunia
Sejarah Pizza Italia, Makanan Cepat Saji Yang Mendunia


Sejarah Pizza Italia - Makanan Italia merupakan salah satu kuliner unik di antara masakan dunia karena telah melahirkan bukan hanya satu, tetapi dua sensasi makanan bertaraf internasional. Tentu dua makanan dari Italia yang sangat terkenal yaitu pasta dan pizza. Pizza adalah hidangan gurih dari Italia sejenis adonan bundar dan pipih, yang dipanggang di oven dan biasanya dilumuri saus tomat serta keju dengan bahan makanan tambahan lainnya yang bisa dipilih. Keju yang dipakai biasanya mozzarella atau "keju pizza", bisa juga keju parmesan dan gabungan dari beberapa macam keju lainnya. Pizza merupakan salah satu makanan yang paling banyak dikonsumsi saat ini. Sementara kebanyakan orang menganggap pizza di Amerika sebagai makanan Italia, itu tidak benar-benar seperti pizza makanan Italia asli. Dikatakan bahwa dengan sampel pizza yang dibuat dengan gaya makanan asli Italia, Anda tidak akan pernah kembali ke versi American pizza. Bahkan saat makan di restoran makanan Italia, sulit untuk menolak rasa istimewa dari pizza Italia yang sebenarnya.


Sejarah Pizza Italia, Awal Mula Pizza


Sejarah Pizza Italia, Awal Mula Pizza
Sejarah Pizza Italia, Awal Mula Pizza


Pizza adalah makanan Italia yang telah ada dalam berbagai bentuk selama berabad-abad. Pizza memiliki sejarah panjang di Mediterania, di mana pada awalnya pizza yang ada pada saat itu berupa roti pipih yang digunakan sebagai piring yang dapat dimakan untuk menampung makanan lain. Pada awalnya kegunaan pizza itu merupakan wadah makanan daripada sebagai makanan itu tersendiri. Namun, bentuk awal pizza ini menjadi terkenal sebagai nama untuk makanan Italia yang kemudian menyebar ke negara-negara tetangga dan dikonsumsi oleh masyarakat di Yunani, Roma, Mesir, dan Babilonia dan sangat dipuji oleh banyak sejarawan pada saat itu.


Di Abad Pertengahan inilah image pizza mulai berbentuk sebagai makanan Italia sampai pada saat ini. Pizza awalnya hanya terdiri dari adonan tepung yang dilapisi dengan rempah-rempah dan minyak zaitun. Setelah keju mozzarella mulai diproduksi dari susu kerbau, keju ini dengan cepat menjadi tampilan khas pada pizza. Saat ini, di restoran Italia mana pun, mozzarella dari susu kerbau segar ini tidak bisa ditawar lagi. Mozzarella kering parut yang sering dikaitkan dengan makanan Italia tidak akan pernah benar-benar digunakan dalam pizza yang dibuat oleh koki makanan Italia sejati.


Baca Juga: Manfaat Cokelat Bagi Kesehatan Yang Sering Terlupakan


Pizza yang ada saat ini merupakan varian pizza modern. Setelah tomat menjadi populer sebagai bahan makanan Italia pada abad ke-18, akhirnya pizza modern tercipta dengan menambahkan saus tomat pada lapisan atas pizza. Selama masa ini, pizza mulai memainkan peran yang lebih menonjol dalam perkembangan makanan Italia. Di Napoli, pizza dijual di jalanan pada setiap waktu makan. Makanan yang dulunya hanya dikonsumsi oleh kalangan petani ini dengan cepat mengambil alih hati semua kalangan masyarakat, termasuk kalangan kelas atas. Faktanya, pada tahun 1830 restoran pizza pertama dibuka di Napoli. Sejak saat itu, pizza telah menyebar ke negara-negara lain dan pasa saat ini dapat ditemukan di seluruh dunia yang membuat orang-orang mulai menyukai makanan Italia.


Sejarah Pizza Italia, Cara Khusus Pembuatan Pizza


Sejarah Pizza Italia, Cara Khusus Pembuatan Pizza
Sejarah Pizza Italia, Cara Khusus Pembuatan Pizza


Alasan mengapa pizza Amerika sering tidak dianggap sebagai bentuk pizza Italia yang sebenarnya adalah karena rantai restoran besar yang mengkhususkan diri pada pizza tidak memasaknya dalam oven berbahan bakar kayu, melainkan dengan oven modern. Pizza tradisional Italia dimasak dalam oven khusus yang berbahan bakar kayu. Pizza yang disajikan di restoran Italia hanya boleh menggunakan bahan-bahan paling segar. Di Italia, menu pizza berubah seiring musim saat bahan-bahan baru bermunculan. Hal terbaik tentang pizza Italia yang membuatnya begitu populer adalah kenyataan bahwa pizza Italia dapat diberi topping dengan berbagai variasi. Setiap wilayah Italia memiliki gaya pizzanya sendiri-sendiri yang menjadi spesialisasi mereka, memanfaatkan bahan-bahan yang paling tersedia bagi setiap wilayah tersebut.


Jadi untuk menikmati pizza Italia sejati, Anda harus keluar dari ide terbatas mengenai beberapa jenis pizza yang sudah umum ditemukan pada restoran-restoran dan membuka pikiran Anda terhadap berbagai kemungkinan mengenai variasi pizza. Makanan Italia dikemas dengan beragam dan Anda benar-benar dapat menghabiskan satu tahun di Italia hanya mencoba semua gaya pizza yang berbeda yang membuat makanan Italia begitu populer secara universal.

LihatTutupKomentar